UPGRADE wawasan Moms seputar tumbuh kembang Si kecil supaya menjadi
ANAK CERDAS SERBA BISA.
“Si Kecil
makannya banyak, kok berat badannya segitu-segitu saja?”
“Tinggi badannya sudah sesuai usianya belum, ya?”
“Kok teman seusianya sudah lancar bicara, Si Kecil masih belum?”
“Kenapa Si Kecil gampang terdistraksi saat bermain?”
Beberapa pertanyaan seperti ini mungkin pernah
terlintas di benak orang tua saat memperhatikan tumbuh kembang Si Kecil. Wajar
jika orang tua memiliki banyak pertanyaan, karena tumbuh kembang anak merupakan
proses yang berlangsung secara bertahap dan melibatkan berbagai aspek. Nafsu
makan yang baik memang patut disyukuri, tetapi mendukung tumbuh kembang anak
tidak cukup hanya dengan memastikan Si Kecil makan dalam jumlah yang banyak.
Kualitas dan variasi nutrisi, pola makan, kesehatan pencernaan, aktivitas
fisik, waktu tidur, stimulasi, hingga lingkungan yang penuh kasih sayang juga
dapat menjadi bagian penting dalam mendukung proses tumbuh kembangnya.
Terlebih pada usia dini, anak sedang mengalami berbagai perkembangan pesat. Tubuhnya terus bertumbuh, sementara kemampuan motorik, bahasa, kognitif, sosial, dan emosionalnya juga berkembang melalui berbagai pengalaman sehari-hari. Karena itu, orang tua perlu memberikan dukungan yang menyeluruh, mulai dari memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga kesehatan hingga memberikan kesempatan bagi Si Kecil untuk aktif bergerak, bermain, belajar, dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan orang tua
untuk mendukung tumbuh kembang anak? Yuk, kenali berbagai aspek pentingnya agar
Si Kecil bisa mendapatkan fondasi yang mendukung proses tumbuh dan berkembang
sesuai tahap usianya.
Anak membutuhkan beragam zat gizi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Jadi, bukan hanya soal seberapa banyak Si Kecil makan, tetapi juga apa yang dikonsumsi dan bagaimana tubuh memanfaatkannya.
Melansir Kompas.id, kebutuhan gizi anak perlu disesuaikan dengan usia dan tahap tumbuh kembangnya. Artinya, banyaknya makanan yang dikonsumsi belum menjadi satu-satunya indikator bahwa kebutuhan nutrisi Si Kecil sudah terpenuhi. Anak membutuhkan asupan dengan komposisi dan variasi nutrisi yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan berbagai kemampuan sesuai tahap usianya.
Padahal, menu anak perlu mencakup berbagai zat gizi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, hingga serat. Protein, misalnya, penting selama masa pertumbuhan, sementara zat gizi mikro seperti vitamin D dan zat besi juga dibutuhkan untuk mendukung berbagai fungsi tubuh.
Selain kualitas makanan, kesehatan pencernaan anak
juga perlu diperhatikan. Makanan yang dikonsumsi perlu dicerna agar nutrisi di
dalamnya dapat dimanfaatkan tubuh. Karena itu, mendukung kesehatan saluran
cerna menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan
menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.
Makanan yang bergizi belum tentu memberikan manfaat secara optimal apabila proses pencernaan dan penyerapan nutrisinya tidak berjalan dengan baik. Setelah dikonsumsi, makanan perlu melalui proses pencernaan agar zat gizi di dalamnya dapat dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana dan kemudian diserap oleh tubuh. Jika proses ini terganggu, tubuh dapat mengalami kesulitan dalam memanfaatkan nutrisi yang sebenarnya sudah diperoleh dari makanan.
Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi proses tersebut, mulai dari kondisi saluran pencernaan, pola makan, kecukupan cairan, hingga keseimbangan mikroorganisme yang hidup di dalam usus. Karena itu, menjaga kesehatan pencernaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung penyerapan nutrisi Si Kecil.
Salah satu hal yang dapat mendukung kesehatan pencernaan adalah menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Di dalam saluran pencernaan terdapat berbagai mikroorganisme yang berinteraksi dengan tubuh dan berperan dalam menjaga lingkungan pencernaan. Untuk mendukung keseimbangannya, orang tua dapat mengenalkan sumber probiotik dan prebiotik sebagai bagian dari pola makan yang beragam.
Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang, jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, memberikan manfaat kesehatan. Sementara itu, prebiotik merupakan komponen makanan yang menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme baik di dalam usus. Keduanya memiliki peran yang berbeda, tetapi dapat saling melengkapi dalam mendukung keseimbangan mikrobiota usus.
Sumber probiotik dapat ditemukan dalam makanan tertentu
yang melalui proses fermentasi, sedangkan prebiotik secara alami terdapat dalam
beberapa jenis sayur, buah, serta bahan pangan tertentu. Dengan memberikan pola
makan yang beragam dan memperhatikan kesehatan pencernaan, orang tua dapat
membantu menciptakan kondisi yang mendukung tubuh Si Kecil dalam memanfaatkan
nutrisi yang diperolehnya sehari-hari.
Baca Juga: 5 Tanda Yang Jarang Diketahui Ternyata Ciri Pencernaan Anak Sehat
Kesehatan saluran pencernaan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran buang air besar, tetapi juga berperan dalam proses pencernaan dan pemanfaatan nutrisi dari makanan. Karena itu, menjaga kesehatan pencernaan anak perlu menjadi bagian dari upaya mendukung tumbuh kembangnya.
Caranya dapat dimulai dengan memberikan makanan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan serat dan cairan, serta melengkapi asupan dengan prebiotik. Prebiotik merupakan komponen pangan yang dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di saluran pencernaan. Salah satunya adalah FOS Inulin, jenis serat pangan yang memiliki fungsi sebagai prebiotik.
Saat memilih susu untuk pencernaan anak, orang tua
dapat mempertimbangkan produk yang mengandung prebiotik seperti FOS Inulin
sebagai bagian dari asupan harian Si Kecil.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil, orang tua dapat melengkapi pola makan bergizi seimbang dengan susu pertumbuhan anak yang sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Susu HealthyWay KIDS dengan Formula BioShield A+ hadir sebagai Investasi No. 1 Anak Cerdas Serba Bisa, dengan kombinasi nutrisi yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Melalui Digestive A+ dengan FOS Inulin tertinggi, susu HealthyWay KIDS membantu mendukung kesehatan saluran cerna dan pertumbuhan bakteri baik di usus. Kondisi saluran cerna yang sehat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses pencernaan dan pemanfaatan nutrisi dari makanan.
Tak hanya itu, Immune A+ yang mengandung Vitamin C,
D3, E, dan Zinc membantu mendukung daya tahan tubuh Si Kecil agar tetap aktif
mengeksplorasi, bermain, dan belajar setiap hari. Sementara itu, Smart A+
diperkaya dengan DHA, Omega 3 & 6, serta Cod Liver Oil untuk membantu
memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung perkembangan otak dan proses belajar
anak.
Dengan kombinasi tersebut, susu HealthyWay KIDS menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil agar dapat tumbuh, aktif, dan belajar dengan optimal di setiap tahap perkembangannya.
Artikel Lainnya: Bukan Sekadar Seru, 5 Lomba 17 Agustus Ini Bisa Melatih Fokus Anak Lho, Moms!
Tidak selalu. Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas dan kecukupan nutrisi, kesehatan pencernaan, aktivitas fisik, tidur, serta faktor lainnya. Karena itu, selain memperhatikan jumlah makanan, orang tua juga perlu memperhatikan keseimbangan nutrisi yang dikonsumsi anak.
Saat memilih susu untuk pencernaan anak, orang tua dapat memperhatikan kesesuaian produk dengan usia anak, kandungan nutrisi, serta adanya komponen yang mendukung kesehatan saluran cerna seperti prebiotik. Namun, susu pertumbuhan sebaiknya diberikan sebagai pelengkap pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makanan utama. Anak tetap membutuhkan beragam makanan untuk mendapatkan berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh.
HealthyWay KIDS
dengan Formula BioShield A+ memiliki Digestive A+ yang mengandung FOS Inulin. Kandungan
tersebut membantu mendukung kesehatan saluran pencernaan sebagai bagian dari
pemenuhan nutrisi harian anak.
Sumber: