ARTICLE CERDAS
SERBA BISA

UPGRADE wawasan Moms seputar tumbuh kembang Si kecil supaya menjadi
ANAK CERDAS SERBA BISA.

Menjaga Imunitas Anak, Langkah Sederhana untuk Bekal Masa Depannya

Menjaga Imunitas Anak, Langkah Sederhana untuk Bekal Masa Depannya

Anak yang aktif bermain, belajar, dan bereksplorasi tentu membutuhkan tubuh yang sehat agar dapat menjalani setiap tahap tumbuh kembangnya secara optimal. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan orang tua adalah menjaga imunitas anak.

Untuk mendukung sistem imun agar dapat bekerja dengan baik, anak membutuhkan berbagai dukungan, salah satunya melalui asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Nutrisi untuk daya tahan tubuh yang tepat dapat membantu memenuhi kebutuhan si kecil tubuh selama masa pertumbuhan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Lantas, apa saja yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung sistem imun Si Kecil sejak dini?

 

Mengenal Immune System pada Anak

Immune system merupakan jaringan kompleks yang terdiri dari sel, jaringan, organ, dan berbagai zat di dalam tubuh yang bekerja sama untuk melindungi tubuh dari ancaman, termasuk infeksi. Pada anak, sistem imun berkembang seiring bertambahnya usia. Karena itu, menjaga kesehatan secara menyeluruh menjadi bagian penting untuk mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Nutrisi juga memiliki peran penting. Menurut World Health Organization (WHO), nutrisi yang baik berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat. Sebaliknya, kekurangan zat gizi tertentu membuat Si Kecil rentan terhadap penyakit.

Artinya, menjaga imunitas anak bukan hanya tentang memberikan satu jenis makanan atau vitamin tertentu, tetapi membangun kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten. Untuk membantu Si Kecil tetap sehat dan aktif, Moms bisa mulai menerapkan beberapa kebiasaan sederhana berikut ini!


1. Penuhi Nutrisi untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Salah satu fondasi penting dalam mendukung sistem imun adalah pola makan yang beragam dan bergizi seimbang. Nutrisi untuk daya tahan tubuh anak dapat diperoleh dari berbagai kelompok makanan, seperti:

  • Protein, dari telur, ikan, ayam, daging, susu, tahu, dan tempe, yang penting untuk pertumbuhan dan berbagai fungsi tubuh.
  • Sayur dan buah, sebagai sumber vitamin, mineral, serat, serta berbagai senyawa penting lainnya.
  • Karbohidrat, seperti nasi, kentang, jagung, atau serealia sebagai sumber energi untuk beraktivitas.
  • Lemak sehat, yang dapat diperoleh dari ikan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sumber lainnya sesuai kebutuhan anak.

WHO menekankan bahwa pola makan sehat sebaiknya memenuhi prinsip kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman. Mengonsumsi berbagai jenis makanan membantu anak mendapatkan beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Jadi, daripada berfokus pada satu jenis makanan, orang tua dapat membiasakan Si Kecil menikmati menu yang bervariasi setiap hari.

 

2. Perhatikan Asupan Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral memang dibutuhkan dalam jumlah relatif kecil, tetapi perannya penting dalam pertumbuhan, perkembangan, dan berbagai fungsi tubuh. Beberapa mikronutrien seperti vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin E, zinc, dan zat besi sering menjadi perhatian dalam pembahasan kesehatan dan sistem imun. Namun, kebutuhan setiap anak dapat berbeda berdasarkan usia, pola makan, kondisi kesehatan, serta faktor lainnya.

Kekurangan mikronutrien tertentu dapat berdampak pada kesehatan. WHO menyebutkan bahwa kekurangan vitamin dan mineral merupakan salah satu bentuk malnutrisi dan dapat mengganggu pertumbuhan serta perkembangan anak.

Oleh karena itu, utamakan pemenuhan nutrisi melalui pola makan yang beragam. Pemberian suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan anak dan anjuran tenaga kesehatan, terutama jika terdapat risiko atau kondisi kekurangan zat gizi tertentu.

 

3. Pastikan Anak Mendapatkan Istirahat yang Cukup

Menjaga imunitas anak tidak berhenti pada makanan. Istirahat yang cukup juga merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Anak membutuhkan waktu tidur yang cukup agar tubuh memiliki kesempatan untuk beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari. Orang tua dapat membantu dengan membuat rutinitas tidur yang konsisten, termasuk membiasakan waktu tidur dan bangun pada jam yang relatif sama.

 

4. Ajak Anak Aktif Bergerak

Bergerak dan bermain merupakan bagian penting dari keseharian anak. Selain mendukung kebugaran, aktivitas fisik juga membantu anak mengembangkan kemampuan motorik dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Tidak harus selalu berupa olahraga formal. Bermain di taman, bersepeda, berjalan kaki, menari, atau bermain bersama keluarga bisa menjadi cara menyenangkan untuk membuat anak tetap aktif.

 

5. Ajarkan Kebiasaan Hidup Bersih

Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet atau bermain, dapat membantu menjaga kebersihan dan mengurangi paparan kuman.

Orang tua juga dapat mengajarkan anak untuk tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci serta menjaga kebersihan makanan dan lingkungan. Perlu diingat, menjaga kebersihan bukan berarti membuat anak harus terhindar dari seluruh paparan lingkungan. Fokusnya adalah membangun kebiasaan higienis yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

 

6. Lengkapi dengan Imunisasi Sesuai Anjuran

Imunisasi merupakan salah satu bagian penting dalam upaya memberikan perlindungan ekstra (shield) untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Moms sebaiknya mengikuti jadwal imunisasi sesuai rekomendasi tenaga kesehatan dan memastikan imunisasi anak tetap sesuai dengan kebutuhannya demi menjaga pertahanan tubuhnya tetap optimal.

Pada akhirnya, menjaga imunitas anak bukan hanya dilakukan ketika Si Kecil mulai sakit, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari. Selain menerapkan pola hidup sehat dan memberikan makanan bergizi seimbang, Moms juga bisa melengkapi asupan nutrisi Si Kecil dengan susu yang mengandung berbagai nutrisi penting untuk mendukung tumbuh kembangnya, seperti HealthyWay KIDS.

HealthyWay KIDS dengan Formula BioShield A+, yang memiliki kombinasi nutrisi untuk mendukung kesehatan pencernaan, daya tahan tubuh, sekaligus tumbuh kembang anak. Yang paling relevan dengan upaya mendukung immune system anak adalah Immune A+, yang tinggi Vitamin C, D3, E, dan Zinc. Keempat nutrisi tersebut berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.  Kandungan Vitamin C, D, dan E serta zinc di dalamnya juga termasuk nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar sistem imun dapat bekerja dengan baik.

Tak hanya itu, HealthyWay KIDS juga dilengkapi Digestive A+ dengan FOS Inulin tertinggi untuk membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Dengan pencernaan yang sehat, proses pemanfaatan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi Si Kecil dapat berlangsung secara optimal.

Kombinasi tersebut menjadikan susu HealthyWay KIDS sebagai pelengkap dalam rutinitas nutrisi harian anak. Apalagi, sistem imun dan saluran pencernaan merupakan bagian penting dari pertahanan tubuh. Sistem kekebalan tubuh sendiri juga melibatkan jaringan dan sel yang berada di saluran pencernaan sebagai salah satu bagian dari pertahanan terhadap mikroorganisme.

Selain Immune A+ dan Digestive A+, HealthyWay KIDS memiliki Smart A+ yang diperkaya DHA, ALA, LA, dan Cod Liver Oil untuk membantu mendukung perkembangan dan kecerdasan Si Kecil.

Jadi, untuk menjaga imunitas anak, jangan hanya berfokus pada satu aspek. Bangun fondasi kesehatan Si Kecil melalui pola makan bergizi seimbang, tidur cukup, aktif bergerak, menjaga kebersihan, imunisasi sesuai anjuran, dan melengkapi kebutuhan nutrisi hariannya dengan pilihan yang tepat. HealthyWay KIDS, Investasi Nomor 1 Anak Cerdas Serba Bisa.

 

FAQ Seputar Menjaga Imunitas Anak

1. Apa nutrisi untuk daya tahan tubuh anak yang penting?

Anak membutuhkan pola makan yang beragam dan seimbang yang mencakup protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, serta serat. Vitamin dan mineral tertentu berperan dalam berbagai fungsi tubuh yang berkaitan dengan sistem kekebalan. Namun, bukan berarti semakin banyak vitamin akan semakin baik. Utamakan makanan bergizi seimbang dan berikan suplemen apabila memang diperlukan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

2. Bagaimana cara menjaga imunitas anak sehari-hari?

Beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan antara lain memberikan makanan bergizi dan beragam, memastikan anak cukup tidur, mengajak anak aktif bergerak, mengajarkan kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, serta melengkapi imunisasi sesuai anjuran.

3. Apakah anak yang sering sakit berarti imunitasnya lemah?

Tidak selalu. Anak dapat mengalami infeksi dari berbagai sumber, terutama ketika banyak berinteraksi dengan lingkungan dan orang lain. Jika anak sering sakit, mengalami gejala yang berat, atau pertumbuhan dan perkembangannya terganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

 

Sumber

  1. World Health Organization (WHO) — Healthy Diet. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet
  2. World Health Organization (WHO) — Nutrition. https://www.who.int/health-topics/nutrition
  3. World Health Organization (WHO) — Micronutrients. https://www.who.int/health-topics/micronutrients
  4. World Health Organization (WHO) — Malnutrition: Fact Sheet. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition