UPGRADE wawasan Moms seputar tumbuh kembang Si kecil supaya menjadi
ANAK CERDAS SERBA BISA.
Di era serba digital seperti sekarang, gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik bagi orang dewasa maupun anak. Meski bermanfaat, penggunaan gadget yang berlebihan sering kali membuat waktu berkualitas antara orang tua dan anak berkurang. Padahal, bonding atau ikatan emosional yang kuat sangat penting untuk perkembangan emosi, mental, hingga rasa percaya diri Si Kecil. Kabar baiknya, Moms tetap bisa bangun bonding yang hangat dan bermakna, bahkan di era gadget sekalipun. Yuk, simak tipsnya!
Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat membuat anak-anak semakin mudah terpapar layar sejak dini. Sayangnya, jika tidak diimbangi dengan hubungan yang kuat bersama orang tuanya, anak-anak bisa lebih mudah mencari kenyamanan dan hiburan dari gadget. Melansir dari laman situs UNICEF, tubuh akan memproduksi dopamin secara berlebihan. Dengan kata lain, anak akan merasa bahagia dan tenang.
Kemudian, saat menghadapi stres atau kecemasan sekecil apa pun, anak cenderung kembali mencari layar: otak mulai mengasosiasikan hal itu dengan kenikmatan. Seiring waktu, hal ini menjadi kebiasaan dan akhirnya membuat ketagihan. Inilah sebabnya, bangun bonding antara orang tua dan anak menjadi kunci penting dalam mencegah ketergantungan pada gadget.
Ketika hubungan emosional antara orang tua dan anak terjalin erat, Si Kecil akan merasa lebih diperhatikan, aman, dan nyaman sehingga tidak perlu terus-menerus bergantung pada layar.
Nah, agar hubungan Moms dan Si Kecil makin hangat, yuk kita intip beberapa cara seru bangun bonding dengan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari berikut ini!
Tetapkan waktu khusus di mana semua anggota keluarga, termasuk Moms dan Dads tidak menggunakan gadget. Misalnya saat sarapan, makan malam, atau satu jam sebelum tidur. Momen tanpa distraksi ini bisa menjadi waktu berkualitas untuk mengobrol, bermain, atau sekadar bercanda dengan Si Kecil.
Jika Si Kecil sudah diperbolehkan mengakses gadget, Moms bisa ikut mendampingi. Tanyakan apa yang sedang ia tonton atau mainkan. Dengan begitu, Moms bisa tetap terhubung sekaligus memastikan konten yang dikonsumsi aman dan sesuai usianya. Bonding juga terbentuk saat Moms terlihat antusias dengan dunia anak, termasuk dunia digitalnya.
Permainan sederhana seperti puzzle, menggambar, bermain balok, atau role play dapat merangsang kreativitas anak sekaligus menciptakan interaksi dua arah yang hangat. Aktivitas-aktivitas seperti ini membantu anak merasa diperhatikan dan dicintai, tanpa harus bergantung pada layar.
Bangun bonding dengan anak tidak harus melalui aktivitas besar; rutinitas kecil yang dilakukan bersama juga sangat bermakna. Misalnya:
- Menyapu atau merapikan mainan bersama
- Menyiapkan bekal
- Membaca buku sebelum tidur
- Santai sore sambil minum susu dan berbincang
Rutinitas seperti ini membuat anak merasa aman, dekat, dan memiliki hubungan yang kuat dengan orang tuanya.
Anak-anak memiliki banyak cerita, meski terkadang terlihat sepele. Sisihkan waktu untuk benar-benar mendengarkan apa yang ingin mereka ceritakan. Validasi perasaannya, dan tunjukkan bahwa Moms hadir sepenuhnya. Moments seperti inilah yang memperkuat bonding secara mendalam.
Ajak anak melakukan aktivitas fisik di luar rumah seperti bersepeda, bermain bola, piknik kecil, atau sekadar berjalan-jalan sore. Selain membuat tubuh lebih sehat, aktivitas outdoor juga membantu anak melepas energi sambil mempererat hubungan dengan orang tua.
Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Jika Moms dapat mengatur penggunaan gadget dengan bijak, anak pun akan meniru kebiasaan positif tersebut. Kurangi scroll saat bersama anak, dan tunjukkan bahwa perhatian Moms tetap menjadi prioritas.
Pelukan, usapan kepala, genggaman tangan, hingga pujian kecil seperti “Makasih ya sudah bantu Mama” dapat meningkatkan rasa aman dan kedekatan emosional Si Kecil. Interaksi sederhana ini mampu memperkuat bonding secara konsisten.
Siapa bilang bangun bonding dengan anak hanya bisa dilakukan dengan bermain atau jalan-jalan? Nyatanya, momen minum susu bersama Si Kecil juga bisa jadi waktu emas untuk mempererat kedekatan. Ditambah lagi bila Moms memilih susu dengan nutrisi lengkap seperti HealthyWay KIDS, manfaatnya jadi dua kali lipat: bonding dapat, nutrisi pun terpenuhi.
Saat Moms mendampingi Si Kecil minum susu, ada momen tenang yang membuat anak merasa aman dan diperhatikan. Di waktu inilah Moms bisa mengajak ngobrol si kecil, bertanya bagaimana harinya, atau memberikan sentuhan hangat seperti mengusap punggungnya. Interaksi sederhana ini membangun rasa percaya dan membuat anak merasa istimewa.
HealthyWay KIDS dilengkapi dengan formula BioShield A+, yang terdiri dari Digestive A+ dengan FOS Inulin tertinggi untuk bantu jaga kesehatan pencernaan, Immune A+ yang tinggi vitamin C, D3, E, dan Zinc untuk daya tahan tubuh, hingga Smart A+ dengan COD Liver Oil, Tinggi DHA, ALA, dan LA untuk mendukung kecerdasan anak. Ada juga Asam Amino Triptofan yang tinggi untuk bantu jaga mood baik Si Kecil selama beraktivitas.
Dengan duduk bersama, menemani, dan memberi perhatian penuh saat ia menikmati susu favoritnya, Moms bukan hanya memberi nutrisi, tapi juga membangun hubungan yang hangat dan penuh cinta. Jadi, yuk manfaatkan momen minum susu dengan HealthyWay KIDS sebagai waktu bonding seru dan bermakna setiap hari! HealthyWay KIDS, investasi nomor 1 anak cerdas serba bisa!
1. Apa tanda bonding antara orang tua dan anak sudah kuat?
Tandanya antara lain: anak mudah terbuka, mencari orang tua saat butuh bantuan, menunjukkan kasih sayang, punya kontrol emosi lebih baik, dan merasa aman saat berpisah sementara.
2. Berapa lama waktu ideal screen time untuk anak?
WHO merekomendasikan penggunaan gadget sesuai usia anak sebagai berikut:
- Bayi (di bawah 1 tahun): Waktu layar tidak dianjurkan.
- Anak usia 1-2 tahun: Tidak ada waktu layar untuk bayi berusia 1 tahun. Tidak lebih dari satu jam untuk anak berusia 2 tahun, dengan waktu yang lebih singkat dianjurkan.
- Anak usia 3-4 tahun: Tidak lebih dari satu jam.
3. Apa yang harus dilakukan jika anak sudah terlanjur kecanduan gadget?
Mulailah dengan perlahan: kurangi screen time secara bertahap, buat jadwal harian yang jelas, alihkan perhatian anak dengan aktivitas menarik, dan berikan contoh penggunaan gadget yang seimbang.
Source:
- Screen Time for Children Under 5 - https://www.aoa.org/news/clinical-eye-care/public-health/screen-time-for-children-under-5
- Gadgets and Children: Parental Challenges in The Digital Era - https://www.ipb.ac.id/news/index/2025/01/gadgets-and-children-parental-challenges-in-the-digital-era/#:~:text=Limit%20gadget%20usage%20duration%3A%20The,appropriate%20for%20the%20child's%20age.
- Children and Gadgets - https://www.unicef.org/belarus/en/stories/children-and-gadgets